Conscious Dance Practices/Biodanza/id: Difference between revisions

From DanceResource.org
TranslationBot (talk | contribs)
Machine translation by bot
TranslationBot (talk | contribs)
Machine translation by bot
Line 10: Line 10:
Sistem ini berkembang sebagai respons terhadap fragmentasi sosial dan penindasan emosional, dengan mengusulkan gerakan, musik, dan interaksi manusia sebagai kekuatan penting untuk memulihkan kesehatan dan makna.
Sistem ini berkembang sebagai respons terhadap fragmentasi sosial dan penindasan emosional, dengan mengusulkan gerakan, musik, dan interaksi manusia sebagai kekuatan penting untuk memulihkan kesehatan dan makna.


<div lang="en" dir="ltr" class="mw-content-ltr">
== Prinsip Inti ==
== Core principles ==
Biodanza didirikan berdasarkan beberapa prinsip utama:
Biodanza is founded on several key principles:
</div>


<div lang="en" dir="ltr" class="mw-content-ltr">
* '''Vivencia''' — pengalaman hidup yang intens di saat ini, mengintegrasikan sensasi, emosi, dan gerakan.
* '''Vivencia''' — an intense, lived experience in the present moment, integrating sensation, emotion, and movement.
 
* '''Affectivity''' — the capacity to connect, bond, and empathise with others.
* '''Afektivitas''' — kemampuan untuk terhubung, menjalin ikatan, dan berempati dengan orang lain.
* '''Integration''' — harmonising body, emotions, instincts, and identity.
* '''Integrasi''' — menyelaraskan tubuh, emosi, naluri, dan identitas.
* '''Human connection''' — cultivating trust, belonging, and relational presence.
* '''Koneksi antarmanusia''' — menumbuhkan kepercayaan, rasa memiliki, dan kehadiran relasional.
</div>


<div lang="en" dir="ltr" class="mw-content-ltr">
<div lang="en" dir="ltr" class="mw-content-ltr">

Revision as of 08:13, 15 February 2026


Biodanza adalah sebuah sistem gerakan, tarian, dan latihan pengalaman yang dirancang untuk mendukung perkembangan manusia, integrasi emosional, dan keterkaitan dengan kehidupan. Nama ini berasal dari bahasa Yunani bios (kehidupan) dan danza (tarian), yang berarti “tarian kehidupan.”

Biodanza dipraktikkan di seluruh dunia melalui kelas reguler, lokakarya, dan program pelatihan jangka panjang. Biodanza menekankan afektivitas, vitalitas, kreativitas, seksualitas, dan transendensi sebagai dimensi inti dari pengalaman manusia.

Asal Usul

Biodanza diciptakan pada tahun 1960-an oleh Rolando Toro Araneda (1924–2010), seorang psikolog, antropolog, penyair, dan pelukis Chili. Toro mengembangkan Biodanza saat bekerja dengan pasien psikiatri, mahasiswa universitas, dan kelompok masyarakat, dengan memanfaatkan penelitian di bidang psikologi, biologi, antropologi, dan pendidikan.

Sistem ini berkembang sebagai respons terhadap fragmentasi sosial dan penindasan emosional, dengan mengusulkan gerakan, musik, dan interaksi manusia sebagai kekuatan penting untuk memulihkan kesehatan dan makna.

Prinsip Inti

Biodanza didirikan berdasarkan beberapa prinsip utama:

  • Vivencia — pengalaman hidup yang intens di saat ini, mengintegrasikan sensasi, emosi, dan gerakan.
  • Afektivitas — kemampuan untuk terhubung, menjalin ikatan, dan berempati dengan orang lain.
  • Integrasi — menyelaraskan tubuh, emosi, naluri, dan identitas.
  • Koneksi antarmanusia — menumbuhkan kepercayaan, rasa memiliki, dan kehadiran relasional.

Rather than focusing on technique or performance, Biodanza prioritises experience, feeling, and authentic expression.

Practice

A typical Biodanza session consists of a sequence of guided movement exercises performed to carefully selected music. Exercises alternate between:

  • activation and relaxation,
  • individual and group movement,
  • expressive and integrative phases.

There is no choreography to memorise. Movements are simple, natural, and accessible, supporting participants in reconnecting with their innate capacity for movement and expression.

Verbal guidance is minimal; emphasis is placed on music, movement, and direct experience.

Lines of vivencia

Biodanza organises its exercises around five fundamental Lines of Vivencia:

  • Vitality — joy, energy, and the instinct for life.
  • Sexuality — pleasure, desire, and sensual presence.
  • Creativity — expression, innovation, and imagination.
  • Affectivity — love, empathy, and emotional bonding.
  • Transcendence — connection beyond the individual self.

These lines represent innate human potentials and guide both class design and long-term development.

Music and movement

Music plays a central role in Biodanza. Selections are chosen for their emotional resonance, rhythmic clarity, and capacity to evoke specific states of being. Movement is seen as a biological and emotional response to music rather than an aesthetic act.

Teacher training

Biodanza is taught by facilitators who complete structured, multi-year Biodanza Teacher Training programmes. These programmes are offered through officially recognised Biodanza schools and follow a common international curriculum, while allowing for regional and cultural adaptation.

Global community

Biodanza is practiced in many countries across Europe, the Americas, Asia, and Oceania. International organisations coordinate training standards, research, and collaboration among schools and facilitators, supporting a global community rooted in shared principles and practice.

Relationship to conscious dance

Biodanza is considered one of the foundational practices within the broader conscious dance and movement field. It differs from improvisation-based practices by using a structured sequence of exercises, while sharing common ground in embodiment, emotional awareness, and non-verbal exploration.

External links