Conscious Dance Practices/Open Floor/id: Difference between revisions
Machine translation by bot |
Machine translation by bot |
||
| Line 26: | Line 26: | ||
* Pemrosesan emosi melalui gerakan | * Pemrosesan emosi melalui gerakan | ||
Durasi dan gaya kelas bervariasi, mulai dari kelas mingguan tanpa pendaftaran sebelumnya hingga lokakarya beberapa hari dan modul pelatihan mendalam. | |||
<div lang="en" dir="ltr" class="mw-content-ltr"> | <div lang="en" dir="ltr" class="mw-content-ltr"> | ||
Revision as of 11:29, 15 February 2026

Open Floor adalah praktik gerakan dinamis dan penuh kesadaran yang mengintegrasikan tari, kesadaran tubuh, kecerdasan emosional, dan eksplorasi relasional. Berakar dari puluhan tahun tradisi tari sadar dan dikembangkan oleh kolektif guru internasional, Open Floor mengajak peserta untuk bergerak sebagai sumber daya untuk penyembuhan, ketahanan, kreativitas, dan koneksi.[1]
Gambaran Umum
Open Floor menggunakan gerakan sebagai alat fisik dan psikologis. Dalam kelas atau lokakarya Open Floor, peserta didorong untuk mengeksplorasi berbagai gerakan yang berlandaskan kesadaran saat ini. Sesi sering kali memadukan penyelidikan gerakan terpandu dengan tarian bebas, mengundang tubuh, hati, pikiran, dan jiwa ke dalam dialog aktif.[2]
Praktik ini mengambil inspirasi dari psikologi somatik, tradisi mindfulness, fasilitasi berbasis trauma, dan metode tari sadar lainnya seperti 5Ritme dan Soul Motion. Praktik ini menekankan perwujudan bukan hanya sebagai konsep, tetapi sebagai pengalaman hidup.
Kurikulum Inti
Kurikulum Open Floor disusun berdasarkan empat dimensi utama:
- Perwujudan Fisik: Kesadaran dan eksplorasi tubuh melalui gerakan
- Perwujudan Emosional: Pengenalan, ekspresi, dan integrasi perasaan melalui tari
- Kesadaran Penuh Perhatian: Memupuk kehadiran, rasa ingin tahu, dan sikap tanpa menghakimi
- Kecerdasan Relasional: Berinteraksi dengan orang lain melalui gerakan, batasan, dan empati
Dalam ranah ini, siswa terlibat dengan alat-alat seperti:
- Sumber Daya Gerakan (misalnya, Penguatan, Pemusatan, Artikulasi)
- Dinamika Relasional (misalnya, Satu-per-Satu, Kelompok, Pengamatan)
- Empat Kontinum (misalnya, Fluiditas & Kekakuan, Kehadiran & Ketidakhadiran)
Pendekatan Pengajaran
Guru Open Floor dilatih untuk menciptakan ruang yang aman, inklusif, dan generatif. Sesi dapat mencakup:
- Penyelidikan gerakan tematik
- Periode refleksi pribadi
- Bimbingan verbal dan keheningan
- Latihan berpasangan atau kelompok
- Pemrosesan emosi melalui gerakan
Durasi dan gaya kelas bervariasi, mulai dari kelas mingguan tanpa pendaftaran sebelumnya hingga lokakarya beberapa hari dan modul pelatihan mendalam.
Mission and Values
Open Floor International is a not-for-profit organization with a mission to make embodied movement practices widely accessible. The school’s values include:
- Honoring diversity and inclusion
- Supporting community and connection
- Promoting embodiment as a vital human capacity
- Using movement to respond to the challenges of modern life[3]
Global Network
Open Floor has trained hundreds of teachers and practitioners worldwide. Its certified faculty offer classes, workshops, and training programs across Europe, North America, Latin America, Asia, and Oceania.[4]
The organization maintains a growing network of:
- Licensed Teachers
- Movement Facilitators
- Therapists and Coaches integrating Open Floor into professional practice
Training Pathway
The Open Floor curriculum includes:
- Movement Practice Classes
- Emotional and Relational Intelligence modules
- Group Facilitation and Leadership training
- Therapy-integration training for professionals
It also partners with therapists and educators to develop specialized tracks such as:
- Open Floor Therapy in Motion
- Open Floor for Youth and Education