Tarian Chakra
Chakradance™ adalah praktik meditasi gerakan yang menggunakan tarian spontan, visualisasi terpandu, dan musik untuk mengeksplorasi hubungan tubuh-pikiran melalui lensa sistem chakra. Praktik ini dirancang untuk mendukung integrasi emosional, kesadaran diri, dan ekspresi tubuh, bukan keterampilan tari teknis.
Chakra Dance dipraktikkan secara internasional melalui kelas, lokakarya, dan program pelatihan fasilitator.
Asal Usul
Chakra Dance dikembangkan pada awal tahun 2000-an oleh Natalie Southgate, seorang terapis tari dan guru gerakan asal Australia. Dengan memanfaatkan latar belakangnya dalam terapi tari, psikologi Jungian, dan gerakan somatik, Southgate menciptakan Chakra Dance sebagai bentuk meditasi gerakan yang mudah diakses dan menjembatani pendekatan terapeutik dan kontemplatif.
Sistem ini mengintegrasikan pemahaman kontemporer tentang psikologi dengan kerangka simbolik dan arketipe yang terkait dengan model chakra.
Prinsip Inti
Tari Chakra berlandaskan pada beberapa prinsip utama:
- Kesadaran yang terwujud — mendengarkan sensasi, emosi, dan impuls melalui gerakan.
- Eksplorasi simbolik — menggunakan citra dan metafora yang terkait dengan chakra.
- Tanpa penghakiman — memprioritaskan pengalaman batin daripada bentuk estetika atau pertunjukan.
- Integrasi — mendukung hubungan antara tubuh, jiwa, dan makna.
Praktik ini memandang tari sebagai cara langsung untuk mengakses materi bawah sadar dan mengintegrasikannya ke dalam kesadaran.
Latihan
Sesi Tari Chakra biasanya meliputi:
- pengantar singkat secara verbal dan penetapan niat,
- visualisasi terpandu yang berkaitan dengan chakra tertentu,
- gerakan atau tarian spontan dengan mata tertutup atau fokus lembut,
- rangkaian musik yang dipilih dengan cermat,
- periode istirahat atau refleksi setelah gerakan.
Tidak ada koreografi yang perlu dipelajari. Peserta didorong untuk bergerak dengan cara yang terasa otentik dan responsif terhadap pengalaman batin.
Kelas-kelas umumnya dipraktikkan secara individual dalam ruang kelompok yang sama, bukan melalui gerakan berpasangan atau berbasis kontak fisik.
Kerangka Chakra
Tari Chakra bekerja dengan kerangka tujuh chakra, yang umumnya dikaitkan dengan:
- pembumian dan keamanan,
- kreativitas dan emosi,
- kekuatan pribadi,
- cinta dan koneksi,
- ekspresi dan komunikasi,
- intuisi dan wawasan,
- transendensi dan integrasi.
Rather than treating chakras as anatomical structures, the practice uses them as symbolic maps for psychological and emotional exploration.
Music and imagery
Music plays a central role in Chakra Dance. Selections are chosen to evoke specific emotional and energetic qualities aligned with each chakra. Guided imagery supports participants in accessing movement impulses, memories, and inner states.
Teacher training
Chakra Dance is taught by facilitators who complete a structured Chakra Dance Facilitator Training Programme. Training typically includes:
- experiential study of the chakra system,
- movement and imagery facilitation skills,
- group holding and safety awareness,
- ethical and professional practice guidelines.
Graduates are authorised to offer Chakra Dance classes and workshops under the Chakra Dance name.
Community and reach
Chakra Dance is practiced in many countries across Australia, Europe, the Americas, and Asia. An international network of facilitators offers regular sessions, workshops, and online programmes, supported by central training and organisational structures.
Relationship to conscious dance
Chakra Dance is part of the broader conscious dance and movement meditation field. It is distinguished by its explicit use of chakra symbolism and guided imagery, and by its primarily inward-facing, non-contact movement style.
It shares common ground with other conscious dance practices in its emphasis on embodiment, awareness, and personal meaning, while differing in structure and thematic focus.
External links
- Official website: https://www.chakradance.com/