Authentic Movement

From DanceResource.org
This is the approved revision of this page, as well as being the most recent.


Authentic Movement adalah praktik gerakan kontemplatif yang berfokus pada kesadaran tubuh, mendengarkan batin, dan kesaksian relasional. Praktik ini dicirikan oleh gerakan spontan yang muncul dari dorongan internal, yang dipraktikkan dalam wadah yang jelas dan terdefinisi yang mencakup peran penggerak dan saksi.

Authentic Movement dipraktikkan secara internasional dalam konteks terapeutik, pendidikan, artistik, dan kontemplatif. Seringkali digambarkan sebagai sebuah disiplin daripada sekadar bentuk tari, yang menekankan kesadaran, kehadiran, dan penciptaan makna daripada pertunjukan atau hasil estetika.

Asal Usul

Authentic Movement muncul pada pertengahan abad ke-20 melalui karya Mary Starks Whitehouse, seorang penari dan analis Jungian. Whitehouse mengambil pengaruh dari tari modern, psikologi mendalam, dan imajinasi aktif, mengembangkan praktik yang menghubungkan materi bawah sadar, gerakan, dan kesadaran.

Karyanya kemudian dikembangkan dan diwariskan lebih lanjut oleh para praktisi selanjutnya, termasuk Janet Adler, yang merumuskan Authentic Movement sebagai disiplin formal dengan landasan etika, bahasa yang jelas, dan jalur pelatihan jangka panjang.

Prinsip Inti

Authentic Movement didasarkan pada beberapa prinsip inti:

  • Impuls Batin — gerakan muncul dari sensasi, citra, emosi, atau impuls yang dirasakan secara internal.
  • Kehadiran — perhatian berkelanjutan pada pengalaman hidup saat ini.
  • Kesaksian — kehadiran yang tidak menghakimi dan reseptif yang mengamati gerakan tanpa interpretasi.
  • Diferensiasi — menumbuhkan kesadaran akan batasan antara diri dan orang lain, penggerak dan saksi.
  • Integrasi — merefleksikan pengalaman melalui bahasa dan makna setelah gerakan.

Praktik ini memprioritaskan pengalaman langsung dan refleksi daripada instruksi atau teknik.

Praktik

Sesi Authentic Movement yang khas meliputi:

  • satu atau lebih penggerak yang menutup mata dan mengikuti dorongan internal untuk bergerak,
  • satu atau lebih saksi yang mempertahankan kehadiran yang tenang dan penuh perhatian,
  • periode refleksi verbal setelah fase gerakan.

Para penari tidak merencanakan atau mengatur gerakan. Sebaliknya, mereka memperhatikan sensasi tubuh, emosi, ingatan, dan gambaran yang muncul. Para penonton mengamati dengan penuh kendali, menumbuhkan kesadaran akan respons mereka sendiri sambil menahan diri dari interpretasi atau intervensi.

Sesi dapat dipraktikkan secara individual, dalam kelompok kecil, atau dalam kelompok praktik jangka panjang.

Peran Saksi

Peran saksi sangat penting dalam Authentic Movement. Menjadi saksi meliputi:

  • melacak penggerak tanpa menghakimi,
  • menjaga kesadaran akan sensasi dan proyeksi diri sendiri,
  • mendukung keamanan, pengendalian, dan kejelasan ruang praktik.

Seiring waktu, para praktisi dapat mengembangkan kemampuan untuk menyaksikan orang lain dan diri mereka sendiri secara bersamaan, yang terkadang digambarkan sebagai saksi batin.

Bahasa dan refleksi

Setelah gerakan, peserta sering terlibat dalam refleksi lisan. Bahasa digunakan dengan hati-hati dan sengaja, biasanya menekankan:

  • pernyataan orang pertama,
  • deskripsi pengalaman langsung,
  • perbedaan antara pengamatan, perasaan, dan interpretasi.

Fase reflektif ini mendukung integrasi pengalaman yang diwujudkan ke dalam kesadaran.

Pelatihan dan Transmisi

Authentic Movement ditransmisikan melalui studi jangka panjang, bukan sertifikasi standar. Jalur pelatihan dapat mencakup:

  • praktik pribadi berkelanjutan,
  • kelompok praktik yang diawasi,
  • bimbingan dan magang,
  • studi tentang etika, batasan, dan kesadaran psikologis.

Beberapa organisasi dan guru secara eksplisit mendeskripsikan Authentic Movement sebagai sebuah disiplin, yang menekankan tanggung jawab, pengendalian, dan kejelasan etika.

Aplikasi

Authentic Movement digunakan dalam berbagai konteks, termasuk:

  • psikoterapi dan konseling,
  • pendidikan tari dan gerakan,
  • praktik seni somatik dan ekspresif,
  • penyelidikan kontemplatif dan spiritual,
  • penelitian kreatif dan pertunjukan.

Hubungan dengan tari sadar

Authentic Movement terkait erat dengan bidang tari sadar melalui penekanannya pada kesadaran, perwujudan, dan tanpa penghakiman. Ia berbeda dari banyak praktik tari sadar lainnya karena minimnya penggunaan musik, tidak adanya struktur tari kelompok, dan fokus yang kuat pada pengamatan dan refleksi.

Hal ini telah memberikan pengaruh signifikan terhadap praktik meditasi gerakan, psikologi somatik, dan disiplin kontemplatif yang berfokus pada tubuh di kemudian hari.

Tautan eksternal